PERENCANAAN JEMBATAN SUNGAI SANGPIAK DENGAN MENGGUNAKAN STRUKTUR BAJA
Keywords:
Abutmen, Baja, Gelagar, JembatanAbstract
Jembatan iadalah isuatu istruktur iyang iberfungsi isebagai ilintasan iuntuk imemperpendek ijarak dengan menyeberang suatu rintangan tannpa menutup rintangan itu sendiri. Rintangan yang dimaksud dapat berupa sungai, jalan raya atau lembah. Salah satu peningkatan sarana trasportasi yang akan dilakukan kususnya jembatan adalah pembangunan Jembatan Sungai Sangpiak, Kecamatan Awan Rantekarua, Kabupaten Toraja Utara. Pada Jembatan Sungai Sangpiak akan direncanakan jembatan baja komposit dengan menggunakan metode LRFD. Untuk melakukan suatu perencanaan, kususnya Jembatan Sungai Sangpiak, terlebih dahulu mengetahui dan merencanakan prosedur penelitian dan metode penelitian yang akan digunakan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka diperoleh data perencanaan Jembatan Sungai Sangpiak dengan bentang 20 meter dan lebar 6 meter, dimana struktur bangunan atas jembatan meliputi sandaran menggunakan profil Q 2”=5,8 cm, trotoar menggunakan mutu beton 25 MPa, mutu tulangan 240 MPa, plat lantai jembatan menggunakan mutu beton 25 MPa, mutu tulangan 240 MPa, gelagar jembatan (balok utama/gelagar melintang menggunakan BJ- 55, profil IWF 600.200.11.17, dan balok anak/ gelagar memanjang menggunakan BJ-55, profil IWF 400.200.8.13). Sher conector yang digunakan ¼ L sampai tengah bentang yaitu 2D10, dan sambungan gelagar menggunakan baut 7/8 incih =22,2 mm. Sedangkan ukuran struktur bawah bangunan jembatan meliputi perencanaan abutmen dengan dimensi yaitu tinggi abutment 9 meter, bentang abutmen 7 meter, dan lebar 4 meter.



