PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH PLASTIK DAUR ULANG PADA CAMPURAN ASPAL AC-WC DENGAN METODE MARSHALL
Keywords:
Aspal, Plastik, Volumetrik, MarshallAbstract
kadar aspal optimum dan pengaruh limbah plastik daur ulang terhadap nilai volumetrik dan nilai marshall pada campuran aspal AC-WC. Proses pencampuran nantinya menggunakan proses kering dimana plastik dan agregat dipanaskan hingga suhu 1400, kemudian ditambahkan aspal panas jenis aspal buton modifikasi blend 55 dengan berat total campuran yang sudah ditentukan. Kadar limbah plastik yang digunakan adalah 0%, 1%,2%, 3%, 4% dengan masing-masing kadar plastik dibuat 3 sampel benda uji. Kadar Aspal optimum yang telah diperhitungkan sebesar 5,5%. Berdasarkan penelitian dan percobaan laboratorium, pengujian Marshall diperoleh nilai stabilitas memenuhi ketentuan spesifikasi yaitu minimum 800 kg Nilai stabilitas didapat pada kadar plastik 0% (909,54 kg), 1% (839,30 kg), 2% (920,07 kg), 3% (976,66 kg), 4%(997,33 kg). Ditinjau dari nilai volumetrik, didapatkan hasil pengujian nilai VMA pada kadar plastik 0% sebesar 23,81 %, 1% sebesar 23,47%, 2% sebesar 23,22%, 3% sebesar 23,02% dan pada kadar plastik 4% dengan nilai 22,95%. Sedangkan untuk nilai VIM kadar plastik 0% memiliki nilai VIM sebesar 4,41%, kadar plastik 1% sebesar 3.98%, kadar plastik 2% sebesar 3,67%, kadar plastik 3% sebesar 3,42% dan pada kadar 4% sebesar 3,33%. Dan nilai VFA dengan kadar 0% plastik memiliki nilai sebesar 81,49%, kadar plastik 1% sebesar 83.05%, pada kadar 2% sebesar 84,19%, kadar 3% sebesar 85,13% dan pada kadar 4% nilai sebesar 85,51%.



