IMPLEMENTASI BIM (BUILDING INFORMATION MODELING) UNTUK PEKERJAAN PONDASI PADA PROYEK MAJELIS RAKYAT PAPUA (MRP)
Keywords:
BIM, Revit 2021, Volume, PondasiAbstract
Autodesk Revit dapat membuat model bangunan sesungguhnya, dengan mengambil data apapun yang pengguna butuhkan dari model tersebut. Denah, tampak, potongan, schedule (bill of quantity) adalah sebagian dari data yang dapat digunakan dimana penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pengimplementasian konsep BIM dengan menggunakan Software Autodesk Revit untuk pemodelan 3D struktur pondasi dan perhitungan volume pondasi pada suatu proyek, penelitian ini menggunakan data sekunder pada suatu proyek Majelis Rakyat Papua (MRP), yang berlokasi pada Jl. Dr Samratulangi no.14, Gurabesi, Kota Jayapura, Papua. Data – data yang digunakan yakni Detail Engineering Design (DED) Dari hasil pemodelan yang dilakukan didapatkan hasil volume besi dengan besi D13 yaitu 81101,077kg, besi D19 yaitu 69951,32 kg, D22 yaitu 69951,32 kg, dan D25 yaitu 387681,72 kg. Dan untuk volume beton raft pondasi yaitu 1709,164 m3, volume beton bore pile 3720,368 m3. Sehingga selisih persen yang didapat dari volume besi antara hasil yang menggunakan metode konvensional dan menggunakan revit sebesar 2,21%. Sedangkan untuk volume beton sendiri memiliki selisih persen sebesar 1%. Penggunaan Building Informasi Modeling (BIM) 3D menggunakan Software Autodesk Revit 2021 dalam pemodelan pekerjaan struktur pondasi gedung Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) dapat dilakukan dengan lebih mudah dikarenakan semua informasi seperti elemen struktur hingga arsitektur telah terdapat di dalam Software Autodesk Revit ini. Volume dapat secara otomatis dikeluarkan sesuai dengan data yang di input saat proses pemodelan dilakukan.



