PENERAPAN ASPEK MANAJEMEN PROYEK PADA PEMBANGUNAN JALAN TRANS PAPUA WAMENA–JAYAPURA

Authors

  • Reny Rochmawati Universitas Islam Malang Author
  • Didik S.S.Mabui Universitas Yapis Papua Author
  • Irianto Author

Keywords:

Jalan Trans Papua, Manajemen Mutu Konstruksi, Keberlanjutan Proyek

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan aspek manajemen proyek pada pembangunan Jalan Trans Papua ruas Wamena–Jayapura, yang dilaksanakan melalui skema KPBU dengan nilai kontrak Rp3,3 triliun. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, mengumpulkan data primer melalui wawancara mendalam dengan manajer proyek, konsultan, pejabat BPJN, dan tokoh masyarakat lokal; serta data sekunder dari dokumen perencanaan, laporan progres, dan manajemen risiko. Analisis tematik menitikberatkan pada lima dimensi utama: waktu, biaya, mutu, risiko, dan stakeholder. Hasil menunjukkan capaian manajemen waktu mencapai 80 %, biaya 70 %, mutu 85 %, risiko 65 %, dan stakeholder 75 %. Meskipun mutu konstruksi dinilai tinggi, terdapat deviasi pada aspek waktu dan biaya yang disebabkan oleh cuaca ekstrem, kendala logistik, dan fluktuasi harga material. Selain itu, manajemen risiko dan pelibatan masyarakat belum optimal, memicu hambatan sosial dan potensi konflik lahan. Analisis dampak mengungkap bahwa ketidakseimbangan antar aspek tersebut berisiko mengganggu keberlanjutan teknis, ekonomi, dan sosial pasca-konstruksi. Kesimpulannya, keberhasilan proyek Jalan Trans Papua tidak hanya bergantung pada penyelesaian fisik, tetapi juga pada kemampuan manajemen proyek untuk merespons dinamika lapangan, mengendalikan risiko secara proaktif, dan membangun komunikasi berkelanjutan dengan pemangku kepentingan. Direkomendasikan penguatan perencanaan risiko dinamis, strategi value engineering lebih luas, serta mekanisme partisipasi masyarakat yang intensif guna menjamin efektivitas dan keberlanjutan proyek.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-07-30