ANALISIS RISIKO PROYEK JALAN DI PROVINSI PAPUA DENGAN PENDEKATAN SISTEM DINAMIK
Keywords:
Infrastruktur Jalan, Pemodelan Risiko, Sistem DinamikAbstract
Menurut infrastruktur negara, terutama jalanan, kebutuhan masyarakat yang lebih tinggi membuat pemerintah lebih proaktif dalam menerapkan pengembangan infrastruktur jalan. Namun, anggaran yang semakin terbatas karena perbedaan dalam manfaat organisasi konstruksi negara dan pengguna layanan dan penyedia layanan meningkatkan risiko berbagai perkembangan. Keberadaan bentuk pengadaan dan kontrak yang akan membawa pengguna dan penyedia layanan lebih dekat ke skema distribusi risiko yang adil dan proporsional adalah solusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variabel yang berpengaruh dan risiko sensor untuk pembangunan jalan di Papua dan membangun beberapa skenario untuk kebijakan alternatif untuk proyek jalan di Papua. Kumpulan data diambil dari hasil survei, responden di antara mereka terdiri dari pemerintah dan pengusaha. Metode ini akan digunakan untuk pemodelan dan risiko manganalisis adalah sistem yang dinamis. Sistem bingkai dinamis menyediakan beberapa pengaturan untuk mengembangkan skenario untuk menganalisis dan meminimalkan risiko. Dari hasil penelitian didapatkan variabel risiko yang tertinggi tiap tahapan, pada tahap Desain adalah Jadwal Pelaksanaan Proyek, Anggaran Proyek, Perubahan Desain, Gambar Tidak Lengkap, dan Spesifikasi Tidak Lengkap. Untuk tahap Procurement adalah Keterlambatan penyediaan material dan alat, Perselisihan dari Pihak Ketiga, Identifikasi material dan peralatan, dan Ketersediaan material alat dan sumber daya manusia. Varibel pada tahap Konstruksi adalah Kondisi site yang berbeda dengan asumsi perencanaan, Force mature, Quality control dan ansurance, Desain tidak bisa diterapkan di lapangan dan Perijinan dan regulasi. Dan untuk tahap Pemeliharaan Kualitas konstruksi yang jelek, Umur desain tidak sesuai rencana dan Kondisi cuaca parah yang tidak terduga.



