PENGARUH PENGGUNAAN SUHU AIR DINGIN SEBAGAI CAMPURAN BETON TERHADAP NILAI KUAT TEKAN BETON NORMAL

Authors

  • Yosua S. Rande Universitas Yapis Papua Author
  • Irianto Universitas Yapis Papua Author
  • Franky E. Lapian Universitas Yapis Papua Author

Keywords:

Beton Normal, Suhu Air Dingin, Kuat Tekan, Hidrasi, Suhu Pencampuran.

Abstract

Suhu bahan penyusun beton, khususnya air pencampur, memiliki pengaruh signifikan terhadap laju reaksi hidrasi semen dan perkembangan kuat tekan beton. Dalam kondisi iklim panas, penggunaan air bersuhu rendah atau air dingin merupakan salah satu metode yang dapat diterapkan untuk mengontrol suhu beton segar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan air dingin dengan variasi suhu terhadap kuat tekan beton normal. Tiga variasi suhu air digunakan dalam penelitian ini, yaitu suhu ruang (±27°C), air dingin 15°C, dan air dingin 5°C. Beton dibuat dengan mutu rencana 25 MPa dan rasio air-semen tetap sebesar 0,5. Benda uji berbentuk silinder (diameter 15 cm dan tinggi 30 cm) dicetak dan diuji kuat tekannya pada umur 3, 7, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan suhu air campuran berdampak pada perubahan kuat tekan beton. Pada umur awal (3 dan 7 hari), beton dengan air dingin menunjukkan perkembangan kuat tekan yang lebih lambat dibandingkan beton dengan air suhu ruang. Namun, pada umur 28 hari, beton yang menggunakan air bersuhu 15°C menghasilkan kuat tekan lebih tinggi dibandingkan variasi lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan air dingin dalam pencampuran beton dapat meningkatkan mutu akhir beton, asalkan suhu air tidak terlalu ekstrem. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemilihan strategi pencampuran beton yang lebih adaptif terhadap kondisi lingkungan, terutama di wilayah beriklim panas.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-07-30