PENGARUH VARIASI KOMPOSISI VOLUME FLY ASH TERHADAP KUAT TEKAN BETON
Keywords:
Beton, Fly Ash, High Volume Fly Ash (HVFA), Kuat Tekan, Umur BetonAbstract
Beton merupakan material konstruksi yang banyak digunakan karena kekuatannya yang tinggi. Salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi material adalah dengan memanfaatkan fly ash sebagai bahan pengganti sebagian semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi komposisi high volume fly ash terhadap kuat tekan beton pada umur 28 dan 56 hari. Variasi kadar fly ash yang digunakan adalah 0%, 40%, 50% dan 60% dari berat semen. Hasil menunjukkan bahwa kuat tekan beton meningkat seiring bertambahnya umur, sesuai dengan teori pengembangan kekuatan beton. Namun, penambahan fly ash dalam jumlah tinggi menyebabkan penurunan kuat tekan yang signifikan dibandingkan beton tanpa fly ash. Beton dengan kadar fly ash 40% menunjukkan kuat tekan sebesar 23.5 Mpa pada umur 28 hari dan 24.2 Mpa pada umur 56 hari. Untuk beton dengan kadar fly ash 50% kuat tekan yang dihasilkan adalah 22.1 Mpa pada umur 28 hari dan 23.6 Mpa pada umur 56 hari. Beton dengan kadar fly ash 60% menghasilkan kuat tekan yang paling rendah yaitu 17,5 Mpa pada umur 28 hari dan 20 Mpa pada umur 56 hari. Hal ini diduga dipengaruhi oleh kualitas fly ash yang kurang baik, reaksi pozzolanik yang lambat, serta pencampuran yang belum optimal. Dengan demikian, meskipun umur beton mempengaruhi peningkatan kekuatan, penggunaan high volume fly ash pada kualitas tertentu belum mampu menghasilkan kuat tekan sesuai target.



