PENGGUNAAN LIMBAH BATA RINGAN SEBAGAI BAHAN CAMPURAN AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN PADA BETON K-250
Keywords:
Beton K-250;Bata Ringan;Agregat Alus.Abstract
Limbah bata ringan merupakan limbah pecahan atau sisa-sisa potongan pada saat pengerjaan pemasangan bata ringan yang sering dibiarkan menumpuk sehigga menjadi sampah di lingkungan masyarakat, sulit didaur ulang, dan memiliki nilai jual yang sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kuat tekan dan kuat tarik belah benda uji beton dengan komposisi campuran menggunakan limbah bata ringan pada mutu beton K-250 umur 3 hari, dan 14 hari sebagai bahan campuran beton agregat halus, sehingga menjadi produk yang lebih bernilai tambah bagi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah SNI beton sesuai data-data studi Pustaka dan pengujian akan dilaksanakan di laboratorium UNIVERSITAS YAPIS PAPUA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan campuran limbah bata ringan pada umur beton 3 hari 0% mendapatkan hasil kuat tekan sebesar 12,79 Mpa, 5% mendapatkan hasil kuat tekan sebesar 6,66 Mpa, 7,5% mendapatkan hasil kuat tekan sebesar 8,02 Mpa, dan 10% mendapatkan hasil kuat tekan sebesar 11,44 Mpa. Penggunaan campuran limbah bata ringan pada umur beton 14 hari 0% mendapatkan hasil kuat tekan sebesar 14,02 Mpa, 5% mendapatkan hasil kuat tekan sebesar 8,69 Mpa, 7,5% mendapatkan hasil kuat tekan sebesar 12,66 Mpa, dan 10% mendapatkan hasil kuat tekan sebesar 19,92 Mpa. Dari hasil pengujian kuat tarik belah di dapatkan hasil pengujian kuat tarik belah beton menggunakan campuran limbah bata ringan dengan presentase kadar 0% (beton normal) umur 3 hari mendapat hasil sebesar 1.42 Mpa, 5% mendapat hasil sebesar 0.67 Mpa, 7.5% mendapat hasil sebesar 0.78 Mpa, dan 10% mendapat hasil sebesar 1.16 Mpa. Sedangkan untuk uji coba ke dua dengan umur beton yang berbeda yaitu 14 hari, untuk (beton normal) 0% memperoleh hasil uji kuat tarik belah sebesar 1.43 Mpa, 5% memperoleh nilai 1.16 Mpa, 7.5% mendapat hasil uji sebesar 1.32 Mpa, dan 10% mendapat hasil sebesar 1.61 Mpa.



