PERBANDINGAN PENGGUNAAN PASIR GUNUNG DAN PASIR KALI TERHADAP KUAT TEKAN BETON
Keywords:
Pasir Gunung Yoka, Pasir Kali Skanto Arso XII, Beton Normal, Kuat TekanAbstract
Beton adalah material utama dalam konstruksi yang memiliki keunggulan berupa kuat tekan tinggi dan performa yang baik. Penggunaan material lokal yang berkualitas tinggi diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pekerjaan konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan karakteristik agregat halus dari pasir gunung Yoka dan pasir kali Skanto Arso XII serta dampaknya terhadap kuat tekan beton normal dengan umur perawatan 7, 14, 21, dan 28 hari. Dengan mutu beton rencana f’c 25 MPa, pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa modulus kehalusan pasir gunung sebesar 3,85, sedangkan pasir kali sebesar 2,60. Pasir gunung berada dalam zona gradasi halus, sementara pasir kali berada dalam zona gradasi sedang. Berat jenis SSD pasir gunung adalah 2,65 kg/cm³ dan pasir kali 2,57 kg/cm³, sedangkan penyerapan air pasir gunung 1,62% dan pasir kali 1,10%. Hasil pengujian kuat tekan rata-rata menunjukkan bahwa beton dengan pasir gunung pada umur 7 hari mencapai 14,9 MPa, umur 14 hari 21,6 MPa, umur 21 hari 29,2 MPa, dan umur 28 hari 30,2 MPa. Sementara itu, beton dengan pasir kali menghasilkan kuat tekan 15,0 MPa (7 hari), 21,1 MPa (14 hari), 32,2 MPa (21 hari), dan 33,5 MPa (28 hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasir kali Skanto Arso XII lebih unggul dalam mendukung pengembangan kuat tekan beton dibandingkan pasir gunung Yoka. Oleh karena itu, penggunaan pasir kali disarankan untuk konstruksi struktural yang memerlukan mutu beton tinggi dan stabilitas yang baik.



