KONSTRUKSI SOIL SEMEN UNTUK MENDUKUNG PEMBANGUNAN JALAN DI PROVINSI PAPUA SELATAN

Authors

  • Yosep R. Maturbongs Universitas Yapis Papua Author
  • Elias Ferdinand Universitas Yapis Papua Author
  • Franky E. Lapian Universitas Yapis Papua Author

Keywords:

Soil Semen, Stabilisasi Tanah, UCS, CBR, Konstruksi Jalan

Abstract

Provinsi Papua Selatan menghadapi tantangan besar dalam pembangunan infrastruktur jalan akibat kondisi tanah yang umumnya memiliki plastisitas tinggi, kadar air alami yang besar, serta daya dukung rendah. Untuk mengatasi keterbatasan ini, penelitian ini mengevaluasi efektivitas metode stabilisasi tanah menggunakan semen (soil semen) sebagai solusi teknis yang layak dan ekonomis. Penelitian dilakukan melalui pengambilan sampel tanah dari beberapa lokasi di Merauke, Asmat, Mappi, dan Boven Digoel. Karakteristik fisik dan mekanik tanah dianalisis melalui uji laboratorium, termasuk uji batas Atterberg, kadar air, berat jenis, dan California Bearing Ratio (CBR). Campuran tanah-semen dengan variasi kadar semen (4%, 6%, 8%, 10%, dan 12%) diuji untuk mengetahui kekuatan tekan bebas (UCS) dan peningkatan nilai CBR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar semen 8–10% merupakan nilai optimum yang memberikan peningkatan signifikan terhadap kekuatan dan daya dukung tanah, dengan nilai UCS mencapai 1.6–2.0 MPa dan CBR hingga 95%. Kurva hubungan antara kadar semen dan parameter mekanik memperlihatkan tren peningkatan hingga kadar 10%, kemudian melandai, yang mengindikasikan batas efisiensi penambahan semen. Berdasarkan hasil ini, soil semen direkomendasikan sebagai metode yang efektif untuk perbaikan tanah lokal dalam mendukung konstruksi jalan di Papua Selatan, terutama pada wilayah dengan akses terbatas terhadap material agregat dan kondisi geoteknik yang menantang.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-07-30