PENGARUH PENGGUNAAN GRADASI AGREGAT TERHADAP NILAI MARSHALL CAMPURAN AC-WC DENGAN PENAMBAHAN LIMBAH PLASTIK PET
Keywords:
Gradasi, Kasar, Halus, Volumetrik, MarshallAbstract
Agregat pada campuran beraspal berperan penting dalam lapis perkerasan. Agregat pada campuran terdiri dari agregat kasar, agregat halus, bahan pengisi (filler) dan aspal. Setiap jenis campuran aspal untuk lapisan perkerasan jalan mempunyai gradasi agregat tertentu, gradasi agregat berfungsi memberikan kekuatan yang pada akhirnya mempengaruhi stabilitas pada campuran, dengan kondisi saling mengunci (interlocking) dari masing-masing agregat kasar, penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh gradasi agregat terhadap karakteristik marshal campuran AC-WC dengan penambahan limbah plastik PET.dari hasil pengujian yang dilakukan dilaboratorium memenuhi spesifikasi yang di tetapkan yaitu nilai berat jenis bulk 2,76, SSD 2,72 dan Semu 2,82 serta nilai penyerapan air sebesar 1,75 untuk agregat kasar, sedangkan agregat halus nilai berat jenis bulk 2,72, SSD 2,79, semu 2,93 dan penyerapan air 2,85. Campuran gradasi halus menunjukkan kepadatan yang lebih tinggi, ikatan agregat yang lebih baik, dan nilai stabilitas yang sedikit lebih unggul dibandingkan gradasi kasar dalam kondisi penggunaan limbah plastik. Namun, kedua jenis gradasi masih memiliki performa yang relatif seimbang dalam hal deformasi dan ketahanan terhadap beban.



