PENGARUH SUHU PENCAMPURAN TERHADAP NILAI VOLUMETRIK CAMPURAN ASPAL AC-WC
Keywords:
AC-WC, Suhu Pencampuran, VIM, VMA, VFB, VolumetrikAbstract
Kualitas campuran beraspal panas sangat dipengaruhi oleh parameter suhu selama proses produksi, salah satunya adalah suhu pencampuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi suhu pencampuran terhadap nilai volumetrik campuran aspal AC-WC, khususnya Void in Mix (VIM), Void in Mineral Aggregate (VMA), dan Void Filled with Bitumen (VFB). Pengujian dilakukan di laboratorium dengan menggunakan campuran AC-WC pada tiga variasi suhu pencampuran, yaitu 130°C, 145°C, dan 160°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu pencampuran berdampak signifikan terhadap nilai volumetrik. Pada suhu yang lebih tinggi, nilai VIM cenderung menurun, sedangkan VFB meningkat, mengindikasikan distribusi aspal yang lebih baik. Namun demikian, suhu yang terlalu tinggi juga berpotensi mempercepat penuaan aspal. Oleh karena itu, diperlukan penentuan suhu pencampuran yang optimal agar campuran memenuhi spesifikasi teknis dan memiliki performa jangka panjang yang baik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan teknis dalam proses produksi campuran beraspal di lapangan.



