SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN AKTIF BERBASIS AIR PADA LINGKUNGAN DAN BANGUNAN PERKANTORAN

Authors

  • Bernard Harianja Program Studi Teknik Lingkungan, FTSP, Universitas Sains dan Teknologi Jayapura Author
  • Alberth E.S. Abrauw Program Studi Teknik Lingkungan, FTSP, Universitas Sains dan Teknologi Jayapura Author
  • Sapari Sumule Program Studi Teknik Lingkungan, FTSP, Universitas Sains dan Teknologi Jayapura Author

Keywords:

Luas Bangunan Gedung, Air Baku, Hidran Halaman

Abstract

Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian sebelumnya. Tujuan penelitian adalah untuk menemukan penyebab ketidakmampuan lingkungan dan bangunan dalam memproteksi dari bahaya kebakaran dan merencanakan sistem proteksi kebakaran yang tepat. Objek penelitian adalah Kompleks Perkantoran Bupati Jayapura yang terletak di Kota Sentani. Pada lokus penelitian tidak ditemukan adanya peralatan sistem Proteksi Kebakaran Aktif berbasis air, seperti Sistem pendeteksian manual (Hidran Halaman dan Hidran Bangunan), sistem pendeteksian otomatis (springkler, saft atau lorong vertikal untuk perletakan pipa tegak) serta Hidran Kota disepanjang jalan Arteri ataupun disekitar Kompleks Perkantoran. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan alat perhitungan SNI 03-1735- 2000 tentang Tata Cara Perencanaan Akses Bangunan Dan Akses Lingkungan Untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung. Peneliti melakukan perhitungan luas lahan (22.25 Ha) dan luas lantai bangunan (44.403 M2) dengan menggunakan aplikasi ArcGIS Pro 2.8. Selanjutnya peneliti akan menghitung kebutuhan jumlah Hidran Halaman dan kapasitas air baku dengan memprakirakan waktu tempuh mobil Damkar ke lokasi kebakaran 45 menit. Diperoleh jumlah Hidran Halaman 45 Set yang akan disebar ke-8 Zona dan diletakan pada ke-4 sudut halaman luar bangunan dan harus dapat diakses oleh mobil Damkar. Volume air baku untuk 45 Set Hidran adalah 2.484 m3 (water stock). Berdasarkan peristiwa kebakaran Tahun 2019, dimana api melalap lantai bangunan seluas 8.744 m2 (20%), maka dapat diprakiraan jumlah air baku yang akan disediakan adalah 25% dari total air cadangan (2.484 m3) yaitu 621 m3 ~ 15 Set Hidaran, dengan ketentuan 15 dari 45 set Hidran harus bekerja efektif secara bersamaan sesuai dengan tekenan rencana selama 45 menit.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-06-30