STUDY PERKUATAN LEMBARAN GFRP PADA BALOK BETON BERTULANG AKIBAT BEBAN LENTUR
Keywords:
Balok Beton Bertulang, Perkuatan GFRPAbstract
Salah satu metode perkuatan pada elemen struktur seperti balok yang mengalami degradasi kekuatan akibat kebakaran atau korosif pada tulangan adalah dengan penggunaan fiber reinforced concrete (FRP), dalam hal ini digunakan type glass fiber reinforced concrete (GFRP). Dalam riset ini akan membandingkan penelitian terdahulu dimana balok beton bertulang dengan dimensi 150 mm x 200 mm x 3300 mm menggunakan tulangan tarik 3D13 mm dan tulangan geser P8-80/200 mm (BE) dibandingkan dengan balok beton bertulang menggunakan tulangan tarik 3D10 mm dan tulangan geser P8-100/175 mm (BK) serta balok beton bertulang dengan tambahan perkuatan GFRP (BNS). Mutu beton yang digunakan dari hasil pengujian kuat tekan untuk balok eksisting BE yaitu 21.82 MPa sedangkan balok kontrol BK dan BNS menggunakan mutu beton 23.48 MPa, yang berarti mutu dari ketiga variasi balok hampir sama atau mendekati. Hasil uji lentur menunjukkan balok BK memiliki kapasitas ultimate lebih rendah dari balok BE sebesar 19.12%, sedangkan balok BNS mimiliki kuat ultimate lebih besar dari balok BE sebesar 17.28%. Fenomena ini menunjukkan perkuatan dengan GFRP mampu mengembalikan kapasitas beton yang hilang dan lebih baik dari sebelumnya.